TERIMA KASIH atas kunjungan ANDA *** adada-ja merupakan blognya nugi *** blog ini bertujuan untuk berbagi dan semoga bermanfaat *** serta SORRY pada semua jika isi pada blog ini banyak yang mengandung copy-paste *** JANGAN LUPA BERKUNJUNG KEMBALI YAH... :)

Google Search
Welcome to my Blog

Join ke FACEBOOK saya?? Silahkan klik Animasi Imagenya
atau mau Chating dengan saya, klik icon YM-nya
silahkan follow @adanugi


Mau Tau Rahasia Bisnis Hebat? Buruan GRATIS Lho!! KLIK DISINI

GANJANG malaysia




GANJANG malaysia

Kita tidak dapat berdiam diri, saatnya membuka mata dunia bahwa malaysia adalah negara yg senang mengakui kebudayaan milik Indonesia sebagai budaya bangsanya, negara yg senang mencaplok wilayah NKRI

1. Mengakui Kebudayaan lokal indonesia sebagai karya seni bangsanya. contoh : Reog ponorogo, Keris, Lagu "Rasa Sayange"
2. Mengakui Makanan tradisional indonesia sebagai makanan asli mereka. contoh ; rendang, tahu, tempe
3. Parahnya mereka bahkan mengklaim bahwa bahasa indonesia adalah bahasa asli bangsa malaysia.
4. Pasca sipadan dan ligitan, kini malaysia mengincar blok AMBALAT dan berupaya mendapatkannya dengan cara memancing masalah dengan indonesia.

Hubungan Malaysia dengan Indonesia memang secara resmi dimulai mulai tahun 1950-an, tapi bila dilihat jauh kebelakang, kedua negara ini sudah melakukan hubungan sejak jaman kerajaan Majapahit ataupun Sriwijaya yang sudah menjalin hubungan Politik, Budaya, dan Ekonomi dengan Kerajaan Melayu (Malaysia).

Yang paling panas yaitu tahun 1960, Indonesia yang pimpin Oleh Presiden Sukarno melakukan konfrontasi dengan Malaysia yang penyebabnya bisa di baca di ( http://id.wikipedia.org/wiki/Kon... atau bisa lihat dokumen video nya di Youtube.com, search aja “Ganyang Malaysia”. Di masa inilah kita mengenal sebuah slogan yang cukup terkenal “Ganyang Malaysia!”.

Konfrontasi berhenti semenjak Jendral Soeharto Memegang Kekuasaan di Indonesia, dan akhirnya terbentuhlah ASEAN, pada masa inilah Indonesia dan Malaysia menjadi Harmonis, saling membantu, Indonesia mengirimkan tenaga pengajar, Insinyur, dan para ahli lainnya ke Malaysia, para pemuda Malaysia banyak yang menuntut ilmu ke Indonesia.

Tapi sekarang ini Malaysia sudah lupa akan saudara serumpun, Bagaikan kacang lupa kulitnya mereka sekarang memandang rendah Indonesia. Suka mencari gara-gara, memprovokasi, melanggar kedaulatan Indonesia, mengklaim secara sepihak, pokoknya seenaknya sendiri.

Rakyat Indonesia cinta damai, tapi kalau terus-terusan di usik dan di lecehkan bangsa ini juga bisa marah, sabar ada batasnya. Mulai dari kasus pemukulan wasit Indonesia, mengakui kebudayaan Indonesia, Pulau Sipadan dan Ligitan sudah di ambil, sekarang mau mencaplok blok Ambalat dan masih banyak lagi yang telah kau perbuat. andaikan Ambalat berhasil di caplok, bukan tidak mungkin Malaysia akan berusaha mencaplok wilayah Indonesia yang lainnya. Setelah ambalat meredam mau buat apa lagi kalian terhadap bangsa kami?

Sebagai bangsa kita tidak suka kelakuan pemerintah malaysia dan rakyat malaysia secara keseluruhan yang merendahkan bangsa Kami. Andaikan Malaysia menghormati kedaulatan Indonesia, menghargai rakyat Indonesia pasti akan ada hubungan harmonis dan kedamaian.

Kunci damai itu ada di pihak Malaysia sendiri, Indonesia sudah bersabar, bisa dilihat dengan Pemerintah Indonesia bersifat lunak terhadap pelanggaran kedaulatan yang dilakukan Malaysia.

Artikel ini di publish untuk mengobarkan semanagat nasionalisme bangs ini. Harga diri bangsa ini (NKRI) adalah harga mati.

Bacaan Terkait:

balik lanjut depan
Subscribe

Fans Box

adada-ja on Facebook

  © adanugi templates

baby
Photobucket